Dinas Perhubungan DKI Berlakkan Rekayasa Lalu Lintas, Ada Event Lebaran Betawi 2026

Dinas Perhubungan DKI
Ilustrasi event Lebaran Betawi 2026. (Generated by IA)

TURISIAN.com – Dinas Perhubungan DKI Jakarta menata ulang sirkulasi lalu lintas di sekitar Lapangan Banteng sepanjang 10–12 April 2026.

Rekayasa ini diberlakukan seiring penyelenggaraan Lebaran Betawi 2026 yang dipusatkan di kawasan tersebut.

Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Syafrin Liputo, memaparkan sejumlah pengalihan arus.

Kendaraan dari arah Barat (Juanda) menuju Timur (Gunung Sahari), misalnya, diarahkan melintas melalui Jalan Ir. H. Juanda–Jalan Pos–Jalan Dr. Sutomo–Jalan Gunung Sahari.

Alternatif lain, pengendara dapat berbelok ke Jalan Gedung Kesenian lalu menyusuri Jalan Budi Utomo sebelum kembali ke Gunung Sahari.

Sebaliknya, arus dari Timur menuju Barat (Juanda) dialihkan melalui Jalan Gunung Sahari–Jalan Dr. Sutomo, kemudian berbelok ke Jalan Gedung Kesenian.

Selanjutnta, melintas ke Jalan Lapangan Banteng Utara, Jalan Katedral, hingga keluar ke Jalan Veteran.

Untuk tujuan Gambir, kendaraan dari Gunung Sahari diarahkan melalui Jalan Budi Utomo dan Lapangan Banteng Utara. Lalu berbelok ke Jalan Lapangan Banteng Barat dan Jalan Taman Pejambon.

Adapun arus dari Gambir menuju Gunung Sahari diarahkan melalui Jalan Perwira, kemudian berbelok ke Jalan Katedral, Jalan Pos, dan Jalan Dr. Sutomo sebelum mencapai tujuan akhir.

Perhelatan Lebaran Betawi 2026 mengusung tema “Lebaran Betawi untuk Jakarta: Memperkokoh Persatuan dalam Merawat Tradisi Menuju Jakarta Kota Global.”

Acara berlangsung selama tiga hari, dimulai Jumat malam hingga Minggu malam, dengan rangkaian kegiatan dari pagi hingga larut.

Sementara itu, beragam agenda disiapkan: dari pengajian, maulid, hingga doa bersama. Dari atraksi budaya seperti ondel-ondel, tanjidor, dan lenong, hingga pertunjukan musik dan layar tancep.

Sedanngkan panitia juga menghadirkan permainan tradisional, dongeng rakyat, karnaval budaya, prosesi hantaran, serta aneka kuliner khas Betawi.

Pemerintah daerah menaksir kegiatan ini akan menyedot sekitar 20 ribu pengunjung. Mulai dari warga, pelajar, komunitas budaya, hingga wisatawan domestik dan mancanegara

Menjadikan kawasan Lapangan Banteng kembali menjadi panggung perayaan tradisi di tengah hiruk-pikuk ibu kota. ***

Pos terkait