Arus Balik Lebaran Menggeliat, Whoosh Panen Cuan Hingga Tembus 20 Ribu Penumpang

Arus balik Lebaran
Ilustrasi antrean penumpang Kereta Cepat Jakarta-Bandung (Whoosh). (Generated by AI)

TURISIAN.com – Arus balik Lebaran mulai menemukan puncaknya. PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) mencatat penjualan tiket kereta cepat Whoosh yang fantastik.

Angkanya  mencapai sekitar 12 ribu hingga Minggu siang, H+7 Idul Fitri 1447 Hijriah. Angka itu belum berhenti. Hingga malam nanti, jumlah penumpang diperkirakan menembus 20 ribu orang.

“Penjualan masih terus berlangsung hingga keberangkatan terakhir pukul 21.23 WIB dari Stasiun Padalarang,” ujar Manager Corporate Communication KCIC, Emir Monti, saat dihubungi dari Jakarta.

Lonjakan terutama diprediksi datang dari arah Bandung menuju Jakarta. Libur Lebaran yang usai, ditambah berakhirnya kebijakan bekerja dari mana saja (work from anywhere/WFA), mendorong warga kembali ke pusat aktivitas.

KCIC tampaknya tak ingin kecolongan oleh gelombang ini. Sejumlah langkah antisipatif disiapkan.

Layanan di stasiun diperkuat, fasilitas di dalam kereta ditingkatkan, dan konektivitas antarmoda dioptimalkan.

Integrasi perjalanan menjadi kata kunci. Penumpang diarahkan untuk terhubung dengan kereta feeder, transportasi daring, hingga layanan shuttle.

“Ini krusial, terutama pada periode mobilitas tinggi seperti Lebaran,” kata Emir.

Di stasiun, fasilitas pendukung diperluas. Ruang tunggu reguler dan naratama (VIP) disiapkan, berikut mushala, pos kesehatan, ruang menyusui, hingga toilet ramah disabilitas.

Sementara itu, gerai-gerai tenant turut dihadirkan untuk mengisi waktu tunggu penumpang. WiFi gratis dan stasiun pengisian air minum juga tersedia.

KCIC bahkan menambahkan sentuhan hiburan. Area bermain anak dan sajian hiburan di stasiun dihadirkan untuk meredam kejenuhan penumpang.

Kebersihan dan kualitas layanan petugas turut ditingkatkan.

Di balik layar, penguatan sumber daya manusia dilakukan. Petugas pelayanan, pengamanan, hingga kru operasional dipastikan dalam kondisi prima melalui pemeriksaan kesehatan.

Kereta cepat Whoosh—yang melaju hingga 350 kilometer per jam—kini menjadi tulang punggung perjalanan Jakarta–Bandung.

Dengan empat stasiun utama, Halim, Karawang, Padalarang, dan Tegalluar Summarecon, moda ini semakin diuji pada momentum arus balik: cepat, padat, dan menuntut presisi. ***

Pos terkait