TURISIAN.com – Penjualan Xiaomi SU7 2026 melesat cepat. Hanya dalam 34 menit, 15 ribu unit mobil listrik itu habis dipesan, menurut laporan CarNewsChina, Jumat, 20 Maret 2026.
Model yang diluncurkan sehari sebelumnya itu hadir dalam tiga varian: Standard, Pro, dan Max. Harganya berkisar 219.900 hingga 303.900 yuan. Setara Rp541,8 juta sampai Rp748,8 juta.
Konsumen cukup menyetor uang muka 5.000 yuan untuk mengamankan pesanan, dengan opsi perubahan hingga 22 Maret 2026.
SU7 merupakan mobil listrik pertama produksi massal dari Xiaomi. Sejak diperkenalkan pada Desember 2023.
Kendaraan ini diposisikan sebagai penantang serius di segmen sedan listrik performa tinggi.
Versi awalnya diklaim mampu menempuh hingga 800 kilometer (standar CLTC) dengan akselerasi 0–100 km/jam dalam 2,78 detik.
Pada model 2026, sejumlah pembaruan disematkan. Desain gril depan dirombak, kini memuat radar mm-wave 4D terintegrasi.
Sistem pembersih bertekanan tinggi untuk kamera depan dan belakang turut ditambahkan—indikasi fokus pada peningkatan sistem bantuan pengemudi.
Perubahan eksterior lain bersifat kosmetik: spion hitam, velg forged dua lapis 21 inci, serta kaliper rem merah.
Di dalam kabin, nuansa Dark Night menjadi standar, ditemani pencahayaan ambien tiga lapis dan setir berlapis kulit Nappa.
Kursi depan menawarkan 18 pengaturan lengkap dengan fitur pijat dan penopang samping.
Sementara itu di baris belakang, posisi zero-gravity dan sandaran kepala yang ditingkatkan menjadi pembeda.
Khusus varian Max, tersedia atap panoramik dua zona dengan teknologi peredupan pintar.
Dari sisi performa, seluruh varian mengusung motor V6s Plus dengan efisiensi transfer energi mencapai 94 persen.
Berbasis silikon karbida
Varian Max mampu berakselerasi 0–100 km/jam dalam 3,08 detik dan melaju hingga 265 km/jam.
Jarak tempuhnya bervariasi: 720 km untuk Standard, 902 km pada Pro, dan 835 km untuk Max—berdasarkan pengujian CLTC.
Sedangkan Platform tegangan tinggi berbasis silikon karbida (SiC) memungkinkan pengisian daya super cepat.
Pada varian Max, pengisian 15 menit cukup untuk menambah jarak tempuh hingga 670 km.
Xiaomi juga membekali SU7 dengan “Dragon Chassis” menggunakan suspensi double-wishbone di depan dan multi-link lima titik di belakang.
Varian Pro dan Max dilengkapi pegas udara dua ruang dengan peredam variabel.
Di sektor teknologi, integrasi sistem Super XiaoAI dan model kognitif XLA menjadi sorotan.
Sistem ini ditopang chip Snapdragon 8 generasi ketiga serta prosesor tambahan dengan kemampuan 700 TOPS.
Pembaruan OTA bahkan memungkinkan model lama ikut mencicipi peningkatan ini.
Fitur bantuan pengemudi menjadi standar, dengan total 25 fungsi.
Varian Max menambahkan perlindungan ekstra, mulai dari sembilan kantong udara hingga struktur baja hot-formed dan roll cage terintegrasi.
Tak hanya itu, kendaraan ini juga dilengkapi kulkas mobil, sistem audio 14 hingga 25 speaker dengan Dolby Atmos. Serta konektivitas lengkap melalui 5G, UWB, dan Wi-Fi 7.
Dengan kombinasi performa, teknologi, dan strategi harga, SU7 mempertegas langkah Xiaomi memasuki industri otomotif global. Sektor yang kini semakin padat oleh persaingan kendaraan listrik. ***





