Kebun Binatang Bandung Masih Tutup di Masa Liburan Lebaran Tahun Ini

Masa Liburan Lebaran
Seekor Harimau Sumatera tampak berdiri di atas batu di Kebung Binatang Kota Bandung. (Foto: Dok.Humas Pemkot Bandung)

TURISIAN.com – Harapan sebagian warga untuk kembali berkunjung ke Kebun Binatang Bandung pada masa liburan Lebaran tahun ini tampaknya harus ditunda.

Hingga pertengahan Ramadan, tempat rekreasi yang berada di kawasan Tamansari itu masih belum dapat dibuka untuk umum.

Wali Kota Bandung Muhammad Farhan mengakui keinginan masyarakat agar Kebun Binatang Bandung (Bandung Zoo) kembali beroperasi belum dapat direalisasikan dalam waktu dekat.

Persoalan perizinan yang belum tuntas membuat rencana pembukaan kembali tempat wisata tersebut masih tertunda.

“Kami mohon maaf kepada masyarakat karena sampai saat ini Kebun Binatang Bandung belum bisa dibuka,” ujar Farhan saat kegiatan safari Ramadan ke-21 di Masjid Agung Bandung, pekan lalu.

Menurut Farhan, hingga kini pengelola kebun binatang masih menunggu kejelasan izin operasional dari Kementerian Kehutanan.

Sebelumnya, kementerian tersebut mencabut izin lembaga konservasi milik Yayasan Margasatwa Tamansari (YMT) yang selama ini mengelola Kebun Binatang Bandung.

Ia berharap persoalan tersebut dapat segera menemukan titik terang.

“Mudah-mudahan dalam waktu dekat permasalahan ini bisa diselesaikan sehingga Kebun Binatang Bandung dapat kembali beroperasi,” katanya.

Bagi Kota Bandung, keberadaan kebun binatang itu bukan sekadar tempat rekreasi. Selama puluhan tahun, lokasi ini menjadi salah satu tujuan wisata keluarga. Sekaligus ruang edukasi bagi anak-anak untuk mengenal satwa.

Di sisi lain, Pemerintah Kota Bandung juga tengah melakukan penataan terhadap sejumlah tempat hiburan di kota tersebut.

Upaya Pembenahan

Beberapa tempat hiburan untuk sementara dihentikan operasionalnya selama satu pekan.

Menurut Farhan, langkah ini diambil sebagai bagian dari upaya pembenahan agar setelah masa libur Lebaran berakhir.

Tempat-tempat hiburan tersebut dapat kembali beroperasi dengan lebih tertib.

“Kami harapkan setelah masa libur Lebaran nanti, tempat-tempat hiburan tersebut bisa kembali beroperasi dengan baik,” ujarnya terkait persiapan masa liburan lebaran.

Dalam kesempatan yang sama, Farhan juga menyampaikan apresiasi kepada jajaran kewilayahan serta masyarakat yang selama ini turut mendukung berbagai program Pemerintah Kota Bandung.

Ia mengakui, dalam beberapa bulan pertama masa kerjanya masih terdapat sejumlah kekurangan yang perlu dibenahi.

Namun, menurut dia, berbagai persoalan di Kota Bandung sejauh ini dapat dihadapi melalui komunikasi dan kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk pemerintah pusat.

“Saya banyak melakukan komunikasi dengan berbagai pihak. Termasuk pemerintah pusat, karena banyak isu di Kota Bandung yang berkaitan dengan kebijakan di tingkat nasional. Alhamdulillah berbagai persoalan bisa kita tangani dengan baik,” tuturnya.

Farhan juga menyampaikan terima kasih kepada para aparat kewilayahan. Mulai dari tingkat kecamatan, kelurahan, hingga ketua RT dan RW.

Dimana, selama ini mereka membantu pelaksanaan berbagai program pemerintah kota.

Ia menegaskan, sejumlah program yang saat ini dijalankan tidak sepenuhnya berasal dari gagasannya pribadi. Banyak di antaranya merupakan hasil masukan masyarakat yang disampaikan melalui berbagai saluran komunikasi.

“Banyak program yang kita jalankan bukan sepenuhnya berasal dari ide saya pribadi. Begitu juga masukan dari masyarakat melalui berbagai media. Dan dalam waktu yang relatif singkat beberapa di antaranya sudah bisa kita adopsi dan kembangkan,” ujarnya.

Meski begitu, Farhan mengakui masih terdapat berbagai kekurangan dalam pelaksanaan pembangunan di Kota Bandung. Ia memastikan pemerintah kota akan terus melakukan perbaikan secara bertahap.

“Tentu masih ada kelemahan dan kekurangan. Namun insyaallah kita akan terus memperbaikinya bersama,” katanya. ***

Pos terkait