TURISIAN.com – Batik Danar Hadi kembali menegaskan posisinya sebagai perawat tradisi sekaligus inovator batik Nusantara.
Melalui koleksi terbarunya bertajuk Sekar Setaman, rumah batik asal Solo itu merajut kisah tentang keberagaman yang tumbuh berdampingan dalam satu lanskap harmoni.
Tema taman bunga dipilih sebagai metafora. Ragam flora tumbuh beriringan, berbeda rupa namun saling melengkapi.
Managing Director Batik Danar Hadi, Diana Santosa, menyebut koleksi ini tak semata merayakan keindahan visual.
“Kami ingin menyampaikan pesan tentang harmoni dalam keberagaman,” ujarnya dalam keterangan pers di Jakarta, Sabtu, 7 Februari 2026.
Koleksi Sekar Setaman menghadirkan motif Seruni, Anggrek Bulan, Kenanga, hingga Mawar. Setiap bunga membawa lapisan makna.
Ada keteguhan dan optimisme pada Seruni, keanggunan dan kemurnian pada Anggrek Bulan. Termasuk, keluhuran budi pada Kenanga serta cinta dan romansa pada Mawar.
Sementara itu ragam filosofi itu dirajut dalam komposisi motif yang menyatu di atas kain batik.
Secara teknik, Danar Hadi memadukan batik cap, tulis, dan tulkom pada material sutra crepe, Thai silk, organza, hingga tenun ATBM.
Sedsangkan pilihan palet warna solid dan pastel memberi kesan lembut sekaligus menonjolkan detail tiap motif.
Perpaduan tradisi dan bahasa desain modern dalam koleksi ini mencitrakan sosok perempuan Indonesia yang tegar sekaligus anggun.
Bagi Diana, Sekar Setaman adalah cara Danar Hadi merawat akar tradisi tanpa menutup diri pada tafsir mode kontemporer.
Batik, kata dia, terus bertumbuh—bukan hanya sebagai busana, tetapi sebagai cerita yang melekat pada tubuh pemakainya. ***





