TURISIAN.com – Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meresmikan Taman Roci, akronim dari Rorotan–Cilincing di Kelurahan Rorotan, Kecamatan Cilincing, Jakarta Utara, Jumat, 30 Januari 2026.
Taman seluas 2.700 meter persegi itu menambah daftar ruang terbuka hijau (RTH) yang dibangun Pemerintah Provinsi DKI Jakarta di kawasan permukiman padat.
Pramono mengatakan, pembangunan RTH tidak lagi semata bertumpu pada taman-taman berskala besar.
Pemerintah, kata dia, kini mendorong pengembangan taman-taman lingkungan berukuran kecil agar manfaatnya lebih merata dirasakan warga.
“Kalau dulu yang dibuat besar-besar, sekarang yang kecil pun selama membawa manfaat bagi masyarakat saya izinkan untuk dikembangkan,” ujar Pramono di sela peresmian.
Menurut Pramono, keberadaan taman-taman kecil justru memungkinkan penataan ruang hijau dilakukan lebih cepat dan menjangkau banyak titik.
Ia menyebut jumlah taman lingkungan yang tengah dibangun cukup banyak.
“Kalau semuanya diresmikan, hampir setiap minggu ada peresmian,” katanya.
Ia juga menyinggung peran kolaborasi antara Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Utara, Dinas Pertamanan dan Hutan Kota DKI Jakarta.
Termasuk, keterlibatan warga dalam menghadirkan ruang publik di tengah kawasan permukiman.
Penataan lingkungan, menurut Pramono, tidak semata proyek pemerintah, melainkan hasil kerja bersama yang harus dijaga keberlanjutannya.
Ruang Publik
Sebelum ditata, lahan Taman Roci merupakan bidang terbuka yang tidak terkelola. Kini, area itu disulap menjadi ruang publik dengan beragam fungsi.
Di dalamnya tersedia kolam retensi untuk pengelolaan air, area bermain anak, gazebo, plaza, lahan urban farming, toilet, serta shelter.
Sementara itu pemerintah juga menghadirkan area tematik kelinci sebagai sarana edukasi lingkungan bagi anak-anak.
Pramono mengingatkan, keberadaan taman tidak boleh berhenti pada seremoni peresmian.
“Yang paling penting, taman ini harus dirawat dan dijaga, jangan sampai hanya menjadi seremonial,” ujarnya.
Sedangkan Taman Roci sendiri dirancang untuk mengintegrasikan fungsi sosial, ekologis, dan rekreasi.
Pemerintah berharap keberadaan ruang hijau di kawasan Rorotan–Cilincing ini dapat memperbaiki kualitas lingkungan sekaligus menjadi ruang pertemuan warga.
Dalam kesempatan yang sama, Pramono menyerahkan bantuan secara simbolis kepada warga terdampak angin kencang dari enam RW di Kelurahan Rorotan.
Bantuan itu diberikan kepada 100 pemilik bangunan yang terdampak cuaca ekstrem di kawasan tersebut. ***





