TURISIAN.com – Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung tak bisa menyembunyikan rasa bangganya ketika trofi Piala Dunia FIFA singgah di Ibu Kota.
Terpilihnya Jakarta sebagai salah satu kota tujuan FIFA World Cup Trophy Tour by Coca-Cola dianggap sebagai penegasan posisi strategis Jakarta. Khususnya di panggung global, khususnya di Asia Tenggara.
Bagi Pramono, kehadiran trofi paling prestisius dalam dunia sepak bola itu bukan sekadar seremoni.
Ia melihatnya sebagai bentuk pengakuan dunia terhadap Jakarta sebagai kota global yang terus memperkuat daya saingnya.
“Ini bukan hanya kunjungan simbolik, melainkan pengakuan atas peran penting Jakarta,” ujarnya saat menghadiri acara di Jakarta International Convention Center (JICC), Senayan, Kamis, 22 Januari.
Sepak bola, kata Pramono, telah lama menjadi denyut kehidupan warga Jakarta. Olahraga ini melampaui fungsi kompetisi, menjelma ruang kebersamaan lintas generasi.
Karena itu, singgahnya trofi Piala Dunia dinilai sejalan dengan arah pembangunan Jakarta sebagai kota global yang inklusif dan berorientasi prestasi.
Ia berharap, kesempatan melihat langsung trofi Piala Dunia dapat menyalakan imajinasi generasi muda Jakarta.
Pengalaman tersebut diyakini mampu menumbuhkan mimpi besar sekaligus semangat untuk berkiprah di level dunia.
Sementara itu Jakarta sendiri memiliki catatan panjang sebagai tuan rumah ajang olahraga internasional.
Dari SEA Games hingga Asian Games, pengalaman itu menjadi bekal penting bagi Ibu Kota untuk meningkatkan kapasitas penyelenggaraan event berskala global.
“Pengalaman tersebut menjadi fondasi kuat bagi Jakarta untuk melangkah lebih jauh,” kata Pramono.
Infrastruktur Olahraga
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, lanjut dia, terus memperkuat infrastruktur olahraga sekaligus membangun ekosistem sport tourism.
Penyelenggaraan event internasional diyakini tak hanya menggerakkan ekonomi, tetapi juga memperkuat citra Jakarta di mata dunia.
Apresiasi serupa datang dari Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir. Ia menilai dukungan Pemprov DKI Jakarta terhadap pengembangan sepak bola nasional.
Termasuk penyediaan fasilitas berstandar internasional seperti Stadion Utama Gelora Bung Karno dan Jakarta International Stadium. Dimana dua stadion ini memiliki arti strategis bagi masa depan olahraga nasional.
Erick berharap, momentum FIFA World Cup Trophy Tour by Coca-Cola dapat menjadi pemantik baru bagi gairah sepak bola Tanah Air. Sekaligus memperkuat ekosistem olahraga nasional yang berkelanjutan. ***





