TURISIAN.com – Honda kembali bermain dengan imajinasi tentang mobilitas. Kali ini bukan sedan, bukan pula SUV, melainkan sebuah camper van ringan bernama Base Station.
Sebuah prototipe yang lahir dari dapur riset dan pengembangan Honda di Los Angeles dan Ohio, Amerika Serikat.
Dilaporkan Carscoops pada Rabu, 14 Januari, Base Station dirancang berangkat dari filosofi lama Honda: Man Maximum, Machine Minimum.
Prinsip ini menempatkan manusia sebagai pusat desain, sementara mesin dan teknologi hadir secukupnya, tidak berlebihan, tapi fungsional.
Wujudnya sederhana. Dari luar, Base Station tampak seperti kotak ramping di atas roda, dengan bodi bersih, sudut membulat. Serta jendela-jendela besar yang memberi kesan ringan dan terbuka.
Sementara di sisi bodi, Honda menyematkan strip lampu ambient yang dapat diatur warna dan tingkat kecerahannya.
Bukan sekadar ornamen, melainkan pencahayaan tambahan saat berkemah dan penambah kenyamanan kabin.
Honda merancang Base Station agar bersahabat dengan kehidupan perkotaan. Ukurannya cukup ringkas untuk masuk ke garasi rumah atau lahan parkir standar.
Seperti Honda CR-V
Sedangkan bobotnya pun ringan, sehingga camper ini bisa ditarik oleh SUV kompak seperti Honda CR-V atau Toyota RAV4.
Bahkan kendaraan listrik penuh, seperti Honda Prologue atau SUV Seri 0 yang tengah disiapkan Honda, diklaim sanggup menariknya.
Soal interior, Honda masih menyimpannya rapat-rapat. Namun perusahaan menggambarkan kabin Base Station sebagai ruang yang terbuka, lapang, dan dipenuhi cahaya alami.
Atap yang dapat dinaikkan dan lantai rendah memungkinkan ruang kepala setinggi sekitar 2,13 meter. Cukup lega untuk bergerak tanpa harus menunduk.
Akses masuk utama berada di pintu belakang berukuran besar. Di sisi-sisinya, terdapat lima jendela yang dapat dilepas atau diganti dengan berbagai aksesori tambahan.
Dengan pendingin udara opsional, camper van ini dirancang mampu menampung satu keluarga beranggotakan empat orang.
Di dalamnya, sofa bergaya futon dapat diubah menjadi tempat tidur ukuran queen untuk orang dewasa. Sementara tempat tidur tingkat opsional disiapkan untuk anak-anak.
Berbeda dari trailer konvensional seperti Airstream Basecamp atau Jayco Jay Feather Micro, Base Station memilih pendekatan minimalis.
Tidak ada dapur dan kamar mandi permanen di dalam kabin. Sebagai gantinya, Honda menawarkan dapur luar ruang opsional. Lengkap dengan air mengalir dan kompor induksi, serta pengaturan shower eksternal.
Camper ini memang tidak memiliki motor penggerak sendiri. Namun Honda membekalinya dengan baterai lithium-ion, inverter, dan panel surya.
Kombinasi ini memungkinkan Base Station digunakan untuk berkemah di luar jaringan listrik.
Untuk masa tinggal yang lebih panjang, unit ini juga bisa dihubungkan ke sumber listrik eksternal atau generator Honda.
Honda menyasar Base Station sebagai kendaraan rekreasi bagi para petualang berpengalaman maupun mereka yang baru menjajal dunia berkemah.
Meski belum mengumumkan banderol resmi, Honda menyatakan camper van ini akan dipasarkan dengan harga yang “kompetitif di segmen trailer perjalanan ringan.”
Sederhana, fungsional, dan manusiawi Base Station tampaknya menjadi cara Honda menjawab tren gaya hidup luar ruang tanpa kehilangan sentuhan rasional khas pabrikan Jepang itu. ***





