TURISIAN.com – Liburan Akhir pekan selalu menjadi ruang jeda bagi warga Jakarta. Setelah lima hari disergap ritme kerja dan kemacetan, kota memberi pilihan. Tinggal di rumah atau beranjak sejenak mencari pengalaman baru.
Bagi mereka yang memilih yang kedua, Jakarta menyediakan beragam pameran dan acara seni sebagai pelarian yang layak dicoba.
Salah satunya adalah pameran temporer “Ecophilia” di Museum Bank Indonesia. Digelar oleh Bank Indonesia sejak 11 Desember 2025 hingga 15 Februari mendatang, pameran ini mengajak pengunjung menimbang ulang relasi manusia dengan lingkungan.
Melalui enam zona tematik, pengunjung diajak memahami konsep ekonomi hijau. Tetapi juga melihat koleksi uang rupiah yang disusun selaras dengan narasi lingkungan.
Hingga berinteraksi dengan berbagai medium multimedia. Edukatif, namun tetap ringan untuk dinikmati keluarga.
Dari ruang museum, hiruk pikuk berpindah ke panggung musik lewat Big Bang Festival “Timur All Stars”.
Festival ini menghadirkan deretan musisi dari Indonesia Timur—Juan Reza, Toton Caribo, Wizz Baker, Fresly Nikijuluw, hingga Mario G Klau dan Moluccan Soul.
Sedangkan untuk tiketnya dibanderol mulai Rp65.000 dan dapat dibeli melalui aplikasi BBO.
Informasi lebih lanjut tersedia di akun Instagram @bigbangfest.id. Festival ini menjadi selebrasi bunyi dan identitas dari wilayah timur Nusantara.
BACA JUGA: “SPBU”Listrik Asal Vietnam Kini Hadir di Stasiun Whoosh Halim Jakarta
Museum Bahari Jakarta
Sementara itu, Museum Bahari Jakarta menghadirkan pameran “Looking For The East”, yang menelusuri hubungan Indonesia dengan kawasan Pasifik.
Termasuk Selandia Baru dan warisan Austronesia. Pameran ini tak hanya memajang informasi tentang perahu tradisional.
Namun juga instalasi seni yang menuturkan kembali tradisi maritim sebagai fondasi kebudayaan.
Pameran dibuka pukul 08.00 hingga 15.00 WIB, dengan tiket masuk yang perlu dibeli terlebih dahulu.
Nuansa kontemporer dapat dijumpai di Taman Mini Indonesia Indah (TMII) lewat pameran seni “La Palapa Vol. #1: Pancarona Futura”.
Bertempat di Contemporary Art Gallery TMII, pameran ini meramu seni visual, teknologi, dan spekulasi masa depan.
Warna-warna kuat dan medium digital menjadi pintu masuk untuk membayangkan masa depan yang tetap berpijak pada nilai kemanusiaan.
Bagi pencinta seni rupa klasik, Museum Seni Rupa dan Keramik di kawasan Kota Tua menawarkan pameran “The Red Shades of the Alhambra”.
Pameran ini mengajak pengunjung menyusuri keindahan arsitektur Istana Alhambra di Spanyol—melalui permainan geometri, cahaya, dan warna merah yang khas.
Pameran dibuka pukul 09.00–16.00 WIB, dan khusus akhir pekan hingga pukul 20.00 WIB.
Di tengah kepadatan Jakarta, pameran dan festival ini menjadi alternatif untuk mengisi akhir pekan—bukan sekadar hiburan, melainkan juga ruang refleksi. ***





