TURISIAN.com – Perusahaan ride-hailing listrik asal Vietnam, (GSM), resmi beroperasi di kawasan Stasiun Kereta Cepat Indonesia–China (KCIC) Halim, Jakarta.
Kehadirannya melengkapi ekosistem perjalanan kereta cepat Whoosh dengan moda lanjutan berbasis kendaraan listrik.
Masuknya GSM asal Vietnam diyakini memperpanjang pengalaman perjalanan ramah lingkungan bagi penumpang Whoosh, baik sebelum maupun sesudah turun di Stasiun Halim.
Dari rel hingga roda terakhir, perjalanan dirancang tetap berada dalam koridor rendah emisi.
Sementara itu, Managing Director Green SM Indonesia, Deny Tjia, menyebut langkah ini sebagai bagian dari komitmen perusahaan.
Utamanya, dalam menjawab kebutuhan mobilitas perkotaan yang menuntut kecepatan, kenyamanan, sekaligus kepedulian lingkungan.
“Kolaborasi dengan Stasiun Whoosh Halim kami arahkan untuk mendukung perjalanan yang lebih mulus sejak penumpang tiba hingga mencapai tujuan akhir,” Deny dalam keterangan tertulis, Kamis 8 Januari 2025.
Kebijakan tersebut dilakukan di masa libur akhir tahun, ketika mobilitas masyarakat meningkat.
Menurut Deny, kehadiran armada GSM selaras dengan karakter kereta cepat Whoosh yang sepenuhnya bertenaga listrik.
Jika elektrifikasi kereta mampu menekan emisi dalam perjalanan antarkota, maka penggunaan kendaraan listrik sebagai transportasi lanjutan memungkinkan. Dan, manfaat tersebut berlanjut hingga perjalanan benar-benar usai.
Selain rendah emisi, layanan ini juga menawarkan keuntungan praktis: bebas dari pembatasan lalu lintas ganjil-genap di Jakarta.
KCIC menyambut kolaborasi tersebut sebagai bagian dari komitmen jangka panjang terhadap transportasi berkelanjutan.
Sedangkan General Manager Corporate Secretary KCIC, Eva Chairunisa, mengatakan pengembangan kereta cepat tidak dapat dipisahkan dari penguatan konektivitas first mile dan last mile yang ramah lingkungan.
“Kolaborasi dengan Green SM menjadi bagian dari upaya KCIC menghadirkan pengalaman perjalanan yang konsisten, nyaman dan berkelanjutan. Mulai dari stasiun hingga tujuan akhir penumpang,” ujar Eva.
Seluruh armada Green SM menggunakan mobil listrik VinFast. Perusahaan ini memang memosisikan diri sebagai penyedia transportasi berbasis energi bersih di kawasan Asia Tenggara. ***





