TURISIAN.com – Henry Husada bertemu Menlu Sugiono dalam sebuah pertemuan yang membahas berbagai isu strategis.
Mulai dari diplomasi internasional hingga penguatan peran usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) Indonesia di panggung global.
Percakapan keduanya mengalir dari isu perdagangan hingga tantangan ekonomi digital yang kian menentukan arah persaingan dunia usaha.
Henry menuturkan, Menlu Sugiono menekankan pentingnya peran teknologi digital sebagai pengungkit daya saing UMKM Indonesia.
“Pak Menteri Sugiono menyampaikan pentingnya memperhatikan peran digital dalam mendorong UMKM bersaing di tingkat global,” kata Henry, mengutip pernyataan Sugiono dalam pertemuan tersebut.
Dalam konteks kerja sama internasional, Sugiono menyampaikan bahwa Indonesia terus mendorong agar forum Asia-Pacific Economic Cooperation (APEC) menjadikan penyempitan kesenjangan digital sebagai prioritas kolektif.
BACA JUGA: Ada Ribuan Peluang Kerja Ke Luar Negeri, Jangan Lewatkan Jakarta Job Fest 2025
Upaya itu, menurut dia, dilakukan melalui investasi infrastruktur digital, peningkatan kapasitas dan literasi. Serta mendorong partisipasi perempuan dan UMKM dalam ekonomi digital lintas negara.
Selain UMKM, Menlu Sugiono juga menyoroti ekonomi kreatif sebagai salah satu penggerak strategis pertumbuhan yang inklusif dan berkelanjutan.
Di Indonesia, sektor ini bukan sekadar pelengkap, melainkan tulang punggung baru perekonomian. Kontribusinya mencapai sekitar 90 miliar dolar AS dan menyerap sedikitnya 26,5 juta tenaga kerja.
Di akhir pertemuan, Sugiono menegaskan komitmen Indonesia untuk terus bekerja sama dengan seluruh anggota APEC.
“Indonesia siap untuk membangun kawasan Asia-Pasifik yang inovatif dan sejahtera. Di mana manusia tetap menjadi penggerak utama sehingga mampu mengarahkan kemajuan teknologi menuju kemakmuran dan keberlanjutan bagi semua,” ujarnya.
Pertemuan tersebut menegaskan arah diplomasi Indonesia yang tak hanya berfokus pada hubungan antarnegara, tetapi juga pada penguatan aktor ekonomi domestik.
Terutama UMKM dan pelaku ekonomi kreatif—agar mampu berdiri sejajar dalam perdagangan global yang kian kompetitif. ***





