TURISIAN.com – Perjalanan darat Jakarta–Yogyakarta kini mendapat alternatif baru. Ini setelah DAMRI meluncurkan layanan bus antarkota antarprovinsi (AKAP).
Kali ini DAMRI memilih konsep point to point yang mengandalkan jalur Tol Trans Jawa.
Alih-alih berhenti di banyak titik, bus hanya singgah di halte-halte resmi milik DAMRI. Seperti di Ciputat, Kemayoran, Terminal Pulogebang.
Lalu Semarang, Salatiga, Boyolali, Solo, Klaten, sebelum akhirnya masuk Yogyakarta.
Skema ini membuat waktu tempuh lebih singkat, minim hambatan, dan yang paling penting lebih pasti.
BACA JUGA: DAMRI Rayakan HUT ke-80 RI dengan Promo Spesial Perjalanan Murah
Sementara itu, harga tiket dipatok mulai Rp225 ribu untuk keberangkatan dari Kemayoran dan Pulogebang.
Sedangkan dari Ciputat, tarif sedikit lebih tinggi yakni Rp240 ribu. Pilihan harga ini memberi keleluasaan bagi penumpang menentukan titik naik sesuai kebutuhan.
Kelas eksekutif menjadi andalan. Di dalam kabin, penumpang disuguhi fasilitas makan, kursi dengan charger di setiap sandaran, serta kamera keamanan.
Semua itu dioperasikan oleh pramudi yang disebut DAMRI sebagai captain.
“Fokus kami bukan hanya kenyamanan, tapi juga manfaat yang lebih luas,” ujar Teguh Aditya Dharma, General Manager DAMRI Cabang Yogyakarta.
Ia berharap rute baru Jakarta–Yogyakarta ini bisa memperkuat konektivitas antarkota. Sekaligus mendongkrak pergerakan ekonomi dan pariwisata di jalur selatan Jawa. ***