Ray Sahetapy Berpulang, Kepergian Sang Aktor Seribu Wajah

Ray Sahetapy
Mendiang aktor kawakan Ray Sahetapy bersama anaknya Surya Sahetapy. (Instagram/@suryasahetapy)

TURISIAN.com – Dunia perfilman Indonesia kembali berduka. Aktor kawakan Ray Sahetapy tutup usia pada Selasa, 1 April 2025, di usia 68 tahun.

Kabar duka ini pertama kali disampaikan oleh putranya, Surya Sahetapy, melalui unggahan di Instagram.

“Innalillahi wa inna ilaihi raji’un. Titip salam cinta dan kangen ke Kak Gisca, Dad,” tulisnya, mengenang sosok sang ayah yang telah pergi.

Ray Sahetapy, nama yang lekat dengan perfilman Indonesia sejak era 1980-an, dikenal sebagai aktor dengan kharisma dan kualitas akting yang tak diragukan.

Lahir di Donggala, Sulawesi Tengah, pada 1 Januari 1957, pria berdarah Maluku ini telah membintangi puluhan film sepanjang kariernya. Mulai, dari Kabut Ungu di Bibir Pantai hingga Darah dan Mahkota.

Sementara itu, kariernya di dunia seni peran bermula dari panggung teater. Lulusan Institut Kesenian Jakarta ini seangkatan dengan Deddy Mizwar dan Didik Nini Thowok.

BACA JUGA: Mudik Lebaran 2025, Arus Pemudik di BIM Turun 12 Persen

Sedangkan, bakatnya mulai bersinar saat membintangi film Gadis (1980) besutan Nya’ Abbas Akup, di mana ia beradu akting dengan Dewi Yull, yang kemudian menjadi istrinya.

Di saat perfilman nasional mengalami mati suri, Ray tak gentar. Ia membangun sanggar teater dan aktif di Persatuan Artis Film Indonesia (PARFI). Baginya, seni peran bukan sekadar pekerjaan, tetapi panggilan jiwa.

Kepergiannya meninggalkan duka mendalam, tak hanya bagi keluarga tetapi juga bagi dunia perfilman Indonesia.

Namun, karya-karyanya akan tetap hidup, menjadi warisan bagi generasi mendatang. Selamat jalan, sang aktor seribu wajah. ***

Pos terkait